30 January 2012

At last this day came

Sebenernya gw harus ngerjain report 4500 kata sekarang
Tapi gw tau gw harus tulis ini

Mungkin saya salah paham ttg keadaan anda. Anda bilang saya harus melihat sesuatu diluar penglihatan saya, mendengar diluar pendengaran saya. Baik, akan saya lakukan.
Tapi sepertinya kesalahpahaman juga terjadi pada anda.

Jujur, saya sangat bangga dengan anda. Saya senang anda bertahan dalam keadaan ini. Disaat semua teman2 anda menyerah, hanya anda yang bertahan.

Maaf kalo ini lagi2 membuat anda merasakan pressure. Saya juga sebenarnya berharap lebih pada anda. Saya sebenarnya ingin sekali percaya kalau anda bisa lebih berusaha. Saya sebenarnya ingin supaya anda bisa lebih berusaha untuk lebih tumbuh berkembang ke arah yang lebih baik, dimana nantinya semua orang akan mengagumi anda. Karena bagi saya mungkin itu adalah salah satu keberhasilan seorang kakak kelas mendidik dan membimbing adik kelasnya.

Tapi belakangan ini yang saya rasakan adalah anda terhenti di batas 90%. Anda sepertinya puas dengan keadaan sekarang. Pernah kita bahas mengenai attitude anda selama latihan bukan? Apa yang sebenarnya saya inginkan dari seorang member bukanlah kemampuan, tapi antusiasme. Saya tidak mencari seberapa besar kemampuan anda, tapi seberapa jauh keinginan anda. Tentu saja, sepertinya apa yang saya lihat adalah tidak benar karena anda tidak merasa seperti itu. Anda mungkin merasa anda sudah cukup berusaha. Tapi yang saya lihat adalah anda yang terlihat berpikir "sepertinya saya sudah bagus". Ditambah lagi anda selalu tidak bersemangat, tidak pernah tersenyum, tidak pernah kelihatan menikmati apa yang anda lakukan. Mungkin itu juga salah satu akibat terlalu sibuknya kegiatan dan latihan.

Sudahlah dengan semua itu.

Belakangan ini yang paling membuat saya tidak suka dengan situasi latihan adalah dimana saat anda tidak bisa mengontrol emosi.

1. Disaat seorang pemain memberikan saran kepada anda. Apakah anda benar2 mendengarkan setiap sarannya? I mean, setiap saran? Mungkin anda merasa sudah mendengar setiap saran. Tapi ada satu waktu dimana, entah anda sudah sangat cape atau sedang bad mood, ngedumel sendiri. Mending ngedumel soal diri sendiri. Ini malah ngedumel soal orang yang sudah dengan baik hati memberikan saran untuk anda.
"aduh, sendirinya liat sendiri juga dong." Yah kira2 kata2 seperti itu.
Saya tidak tau maksud anda saat itu, tapi yang jelas saya tidak suka dengan attitude anda saat itu.

2. Disaat saya dan seorang lain ingin membantu anda mengahafalkan ritme, disaat saya ingin memberikan saran, apa yang anda balas? Bahkan saya belom menyelesaikan kalimat saya dan anda sudah bisa membalas "iya iya bisa deh bisa" dengan ekspresi menyebalkan. Jadi sebenarnya pengen dibantu atau tidak?

3. Sewaktu latihan miyake di koteren. Apakah anda sadar kalau anda pernah menepis dengan kasar tangan orang yang berniat membantu anda berdiri? Terlebih lagi orang itu adalah kakak kelas. Mungkin anda tidak sadar ya, karena dengan kepribadian anda saya yakin saat itu anda sibuk merasa kesal karena anda tidak bisa mengikuti irama dan tiba2 jatuh. Saya harap lain kali anda lebih memikirkan sekitar.

4. Kenapa anda selalu jadi bad mood kalau soal menyangkut satu lagu itu? Semua member orang Indonesia juga tidak sejago orang jepangnya. Anda perlu tau kalo saya juga takut setakut anda kalau saya akan mengagalkan lagu itu. Saya rasa rasa takutnya itu juga berlaku untuk semua orang indonesia. Tapi kami selalu menghadapinya dengan positif. Kami tertawa atas kesalahan, kami melucu untuk membangkitkan semangat. Kami tidak terlihat depresi bukan berarti kami santai, tapi karena kamii percaya kalau kami akan baik2 saja karena kita semua punya perasaan yang sama.

Saya mungkin tidak mengerti apa2 ttg anda
dan saya sebenarnya tidak terkejut anda merespon seperti itu.
Malah saya berterima kasih karena anda sudah cukup sensitif membalas argumen saya.

Saya menulis ini bukan dengan maksud apa2
Saya hanya ingin memperjelas situasi
sekaligus memberikan alasan atas argumen yang saya berikan

Satu hal yang pasti, saya bangga dengan anda karena alasan yang sudah saya jabarkan diatas. Namun, saya rasa anda masih bisa berkembang. Saya juga pernah berada di titik terendah di kehidupan saya, dan saya mengerti perasaan anda. Mungkin hormon testoteron saya lebih banyak, dimana saya kadang terlalu realistis dan berpikir dengan otak dibanding dengan hati. Tapi saran dari saya, jgn terlalu banyak melibatkan perasaan. Hadapi kegagalan dengan optimisme, bukan dengan ngedumel. Tidak perlu berpikir terlalu keras kenapa ga bisa ini itu, tapi berpikir apa yang harus kita lakukan untuk menutupi ketidakbisaan itu.

Saya tau saya mungkin sekarang terlihat sebagai antagonis, karena saya sadar sebenarnya mereka lebih suka anda dibanding saya. Anggaplah post saya selama ini adalah sebuah tamparan kecil untuk anda dan saya memang menganggap balasan dari anda adalah tamparan untuk saya.

Hanya menambahkan, post saya selama ini bukan bentuk kebencian saya terhadap anda, namun bentuk kekecewaan terhadap anda yang sudah saya jelaskan poin2nya diatas.

Dan satu lagi, mungkin anda adalah orang yang sensitif sampai terlalu sensitif. Orang yang saya sebut memanggil saya hanya dengan nama itu bukan anda. Jadi jangan khawatir. Post itu ditujukan untuk orang lain. Jadi tidak perlu khawatir soal itu. Saya tau anda adalah orang yang sopan dalam hal ini.

Dan fyi, mungkin anda tidak percaya, saya suka melucu di semua lagu, bukan hanya untuk membangkitkan semangat tim secara keseluruhan, tapi saya ingin supaya anda bersemangat, personally. Maaf sekali kalau tindakan saya anda nilai berisik, tapi kenyataannya saya 80% berbuat seperti itu untuk anda.

Bila anda masih merasa tidak suka dengan sikap saya, silahkan tegur saya secara langsung. Saya akan berubah. Terima kasih atas waktunya.

0 comments: