29 January 2009

Rebusan Diriku

Kamis, 28 Januari 2009

Pagi, aku bangun dan kaget soalnya aliran air di kamar mandi kecil
Malam, aku kaget soalnya aliran air di kamar mandi masih kecil
Padahal biasanya aliran air udah kembali lagi kalo malem-malem.

Setelah aku teliti, ternyata bisa nyala kenceng tuh aliran air
tapi....
AIR PANAS!!!!

Akhirnya aku mandi pake air panas
yang bener-bener panas....

Tangan sampe merah
Kepala sampe pusing *keramas soalnya*
Badan bukannya seger malah tambah gerah

Abis mandi, aku kepanasan
Lalu aku berdiri di depan AC
sumpah! super adem n dingin...
*tinggal tunggu masuk angin nya ajah*

Gak lagi deh mandi pake air panas...

26 January 2009

Ninifei

di seberang

di sebelah

di sini

25 January 2009

When You're Gone

Ini fanfic yang dibuat temen ku, berhubungan dengan HSJ
Waktu aku baca fic ini, aku udah mau nangis

Title :When You're Gone

1. Kau tahu?
Sampai sekarang pun aku masih belum bisa percaya kalau kau sudah tidak ada. Aku masih selalu merasakan keberadaanmu di dekatku, selalu, yang menghiburku dengan caramu sendiri. Aku masih ingat--segalanya tentangmu. Suaramu bahkan terngiang-ngiang, sewaktu kau memanggilku, "Yabu-kun, Yabu-kun! Tolong suruh Hikaru berhenti mengataiku imut!".

Tapi yang pasti, aku tahu sekarang aku tidak akan pernah bisa mendengar suaramu lagi..

2.Sial.

Aku menghitung.

Menghitung dan menghitung sampai jemariku pegal-pegal. Apa yang kuhitung sebenarnya tidak penting, aku tahu--dan kalau mau jujur, itu menyiksa. Tiap kali aku menyentuh tuts pianoku--aku akan langsung berhenti karena itu mengingatkanku tentangmu, yang selalu memujiku saat melihat jariku menari lincah di atas piano. Aku tahu ini konyol, tapi aku senang kau berkata begitu, di saat--yah, aku merasa bahwa akulah yang paling tak populer di antara kalian bersepuluh.. tapi diantara semuanya, aku paling merindukan saat-saat dimana kau dan aku menyanyi bersama, menari bersama, untuk kemudian tertawa seperti orang bodoh ketika kita salah..

Waktu kita bermain petak umpet--entah jaman kapan, aku pernah bersembunyi terlalu jauh, hingga kau tidak menemukanku. tapi pada akhirnya, kau datang. dan dengan senyum manismu kau berkata penuh kemenangan, "ATTA! Ketemu! Ketemu Inoo-chan! Sudah kubilang aku pasti menemukanmu~! Aku menghitung terus--dan aku percaya kalau hitunganku benar aku pasti menemukanmu!"

Dan kau lihat sendiri sekarang.

Aku terus menghitung... dan menghitung.. berapa hari lagi air mata ini akan berhenti menetes waktu mengingatmu?

3.
For the one, I cared
For the one, I respected
nobody knows how you protected us
from sorrow, wound, and pain

You're the one, I loved
You're the one, I trusted
You're the one I could depend on
You're the one who has gone..

(chorus)I know, you know
you don't belong here anymore
but yes, I know and you know
the angels and fairies will always keep you safe
for more..

these tears is useless,
i regret my powerlessness,
for being unable to pay back,
and bring back you here.

but tell me, you'll be fine, right?

(back to chorus)

till the end of time,
my friend..

Kau selalu mengejekku dengan pandangan sinis seraya berkata bahwa aku tak mungkin bisa menjadi pembuat lagu yang baik. kau bilang aku terlalu kecil dan muda dan... galak.

sekarang dengar dan rasakan. ini lagu pertamaku. untukmu.

kau puas, kan?

4.Aku sama sekali tidak menyangka kalau aku dan kau akan berada dalam sebuah distrik yang sama lagi. Dan pada kenyataannya, aku senang bisa sekali lagi bekerjasama, saling percaya, dan mempunyai banyak waktu untuk kita habiskan bersama. mungkin secara usia aku memang termasuk dewasa, tapi bagiku--kedewasaanmu melampaui yang kumiliki.. kau tidak takut--dan kau menanamkan sikap menang dalam dirimu. aku sedikit malu, tapi kau menyadarkan aku untuk bertingkah sedikit lebih dewasa. hingga akhirnya kau bilang, "Ne, Bakaki... kurasa sudah waktunya aku mencabut panggilan 'baka' itu darimu."

5.Kau selalu menyanyi di mana-mana. Dengan suara keras pula. Terkadang bertingkah seolah kau rapper R&B gila di tengah kerumunan orang banyak di distrik shibuya. Dan kebanyakan yang kau nyanyikan adalah lagu barat, yang bahasanya jelas tidak aku mengerti! aku benci bahasa inggris--aku pernah bilang aku masih lebih suka bahasa spanyol, kan? kau membuatku nyaris gila karena setiap hari menyanyikan lagu barat...

seharusnya aku benci itu..

semua bilang, "Chii-chan, berhenti bersikap seperti anak bayi mulai sekarang, oke?"

tapi kau satu-satunya yang selalu memanggilku bila yabu usai menasehatiku, kemudian menepuk pahamu seraya berkata, "Duduklah, Chii. Kau akan merasa lebih baik."

TAPI AKU MERINDUKANMU SAMPAI AKU TIDAK TAHU LAGI HARUS BAGAIMANA! Aku benci kenyataan bahwa aku tidak bisa lagi duduk diatas pangkuanmu! Aku benci kalau aku harus percaya bahwa kau sudah tidak ada lagi di sini! Aku benci memandang kursi kosong yang tidak mungkin kau tempati lagi di ruang ganti!

aku benci kau pergi dan tidak mungkin kembali lagi..

6.For my beloved senpai,

We haven't got good enough relationship since we were placed in the same group. I was so glad of course.. firstly, I really didn't know how to get in touch with you all, but you, who always cheered me up and made me stand up again when I failed, do believe in me. You're just like an angel, with your smile and chubby cheeks..

is it okay if I wrote these all in english?

i wanna keep my promises to you for just being myself forever and ever..you say, "who cares about it? no matter how bad your japanese is! it's just about how to enjoy the life! just be thankful, okay? no sads. no cry anymore in dance class. you even taller than me--whereas, I'm older than you!"

this is how i keep the vow.
when you're not here.

7.Maafkan aku karena selalu menjahilimu. Maafkan aku karena selalu mengganggumu dengan memanggilmu, 'cutie-shorty'. Maafkan aku karena aku masih belum bisa menjadi senior yang terbaik, untuk bisa kau contoh. Maafkan aku karena aku menjitakmu beberapa waktu lalu (hew, sebenarnya itu gara-gara kau juga. kau menghilangkan CD Linkin Park kesayanganku--jadi kujitak kau karena kau pantas mendapatkannya!). Maafkan aku karena.. yah, mengganggumu di saat kau tidur--seperti memasang jepitan rambut, atau apa saja yang kau tidak suka. Aku memang paling usil, dan kau kadang-kadang jadi biang keroknya. (kau bilang gigiku berantakan atau apalah) . Tapi kau lucu, tahu? Dan kau baik hati. Kau memang yang termuda di antara kita berlima, meski begitu--kepribadianmu sama sekali tidak boleh diremehkan.

Aku ingin beri satu saran.. jangan pergi keluar atau kemana saja hanya mengenakan SINGLET, oke?

..yah, itupun kalau kau masih bisa dengar..

8.aku tidak tahu apa yang harus kutulis, atau kupikirkan. atau memikirkan alasan kenapa aku tidak sanggup menangis lagi. ini menyesakkan. sekarang aku ingin sekali memutar balikkan waktu kalau aku bisa. supaya waktu kau memintaku memberi lima senti dari tinggiku, bisa kuberikan dengan senang hati. supaya aku tidak marah waktu kau bilang aku setinggi jerapah dan menakutiku kalau aku bisa tumbuh sampai 250 cm di usia 20 tahun. supaya kau tidak perlu kena penyakit merepotkan....

..cukup. aku tidak sanggup menulis lagi..

9.From = Yamada Ryosuke
To = someone in heaven...
sayounara..

credit to: creed_indeed

15 January 2009

Fragments of November

Banyak yang terjadi belakangan ini
Terutama setelah masuk sekolah kembali

Dan karena kebetulan aku lagi ga pikobyte,
nih laporannya

Aku dipaksa mengenang kembali kenangan bulan November lalu

Jadi pasalnya, aku sedang duduk di busway menuju rumah sepulang sekolah
Aku duduk dan segera memasang posisi tidur
Dan seketika aku membelalakan mataku

Terdengar alunan musik di dalam bus
Aku tidak hapal lagu ini
Aku tidak begitu tau lagu ini
Tapi lagu ini masuk dalam salah satu lagu yang tidak akan ku lupakan

"Biarlah ku rela, melepasmu, meninggalkan aku..."

Itu sepenggal liriknya
Lagu Nidji yang aku lupa judulnya menjadi lagu penutup pada misa kelas ku dan kelas Bahasa

Aku hampir menangis
Bukan karena kegagalan yang terjadi November itu

Mungkin itu teguran Tuhan untuk mengingatkan ku apa artinya perjuangan
Perjuangan untuk membuat sesuatu yang dapat diingat seseorang

Peristiwa yang sama terjadi lagi 3 hari yang lalu
Kali ini lagu yang keluar dari speaker bus adalah lagu "Kekasih Sejati" yang kami pakai sebagai lagu "Bapa Kami"

"Ampuni kesalahan kami... Sperti kami mengampuni... Dosa orang yang bersalah kepada kami.."
Sepenggal lirik "Bapa Kami" yang sudah disesuaikan...

12 January 2009

Di Hari Itu

Ada yang tahu?
Siapa?

Tak ada seorang pun!!!

Di hari itu
aku menangis

Bukan karena keterpurukan!!
Tapi karena diduakan
Padahal aku bukan sesudahnya

Hanya di hari itu

14 December 2008

Agar Tidak Menyesal

Ga ada yang tahu tentang kehidupan kita

Setuju ga??

Oke, anggep semua setuju...

Menurutku *menurut ku loh ya*
karena kita ga tau kapan hidup kita akan terhenti, lebih baik kita mengisi hidup kita supaya tidak menyesal

Setuju ga??

Anggep semua setuju lagi...

Dan yang paling menyebalkan dalam kehidupan ku adalah orang tuaku yang selalu melihat jauh ke depan

jauh nya tuh, jauh banget dah
sampai berpuluh-puluh tahun ke depan

Aku tidak pernah menyetujui aku bermain piano dan organ
Yang bisa kuingat adalah aku duduk di depan organ dan memencet tuts dan mulai belajar memainkannya
Begitu seterusnya dari umur 3 tahun

Sampai 12 tahun kemudian...

Aku mulai bertanya
kenapa aku bermain piano-organ?
kenapa bukan yang lain?
kenapa orang tuaku tidak bertanya padaku dulu meminta pendapatku?

Orang tuaku punya alasan yang memang menurutku masuk akal
tetapi itu bukan jawaban yang terbaik

Mereka bilang agar aku mudah mencari uang
dengan memberikan les piano yang memang harganya mahal
karena orang2 lebih tenang kalau pengajar piano nya seorang perempuan
karena begini karena begitu

segudang alasan...

Mereka tidak pernah *well mungkin pernah, tapi jarang* berpikir
kalau kita juga harus berpikir jangka pendek

Bagaimana kalau besok aku tidak ada karena suatu alasan?
Aku akan sangat menyesal karena aku belum melakukan apa yang ku mau
Aku akan menyesal kenapa selama ini aku hanya diam dan pasrah

Oke, sekarang teori yang lain
Orang dewasa tidak pernah adil

Maksudku, kalau aku menyakiti hati orang tuaku,
mereka bisa berbagi satu sama lain
mereka bisa menangis bersama

Kalau mereka menyakiti hatiku, apa yang bisa kulakukan?
aku menangis sendiri
aku tidak bisa berbagi dengan orang lain
aku sendirian

03 December 2008

PikoByte

Setiap manusia punya kelemahan...

Itu hukum alam

Tak ada manusia sempurna

Ga bisa masak, itu kelemahan
Ga bisa jahit baju, itu kelemahan
Ga bisa hapal jalan, itu kelemahan
Ga bisa kayang, itu kelemahan
Ga bisa tidur kalo ga pake guling, itu kelemahan
Ga bisa bangun pagi, itu kelemahan
Ga bisa jalan pake 2 jari, ya iyalah, emang situ bisa?

Tapi kelemahan-kelemahan yang telah tersurat di atas adalah wajar

Menjadi tidak wajar kalau semuanya bergabung dan berbuah di satu orang.
Yaitu aku...

Aku memang tidak bisa melakukan hal-hal tersebut di atas
Memalukan memang.
Di saat teman-temanku dengan hebatnya bergaya kayang atau angsa atau handstand atau yang lain, aku hanya bisa bergaya pesawat terbang.
Tetapi ada yang lebih menyebalkan daripada tidak bisa ber-kayang ria di hadapan teman-temanmu.

Aku punya sedikit masalah dengan memoriku. Dengan kata lain: pelupa

Sudah sejak lama sejak post terakhirku, aku punya banyak sekali cerita yang ingin aku post di sini. Tetapi karena keterbatasan waktu, aku tidak sempat dan hanya kusimpan di otak saja.
Berhubung aku tahu kalau memoriku tidak beres, aku menulis cerita2 itu di buku tulis supaya tidak lupa.

Sialnya, dasar memang pelupa, aku lupa nulis di buku tulis mana..
Jadilah aku lupa semua... ^^a

Sebagai gantinya, aku mau menceritakan sedikit pengalaman yang, well, agak tidak mengenakan.. Pengalaman pertama kelasku dan kelas Bahasa menyelenggarakan misa..

Ok, semua sudah tahu ceritanya, jadi aku tidak akan berpanjang lebar di sini

Intinya adalah ada beberapa hal yang mengejutkanku..

  1. Benita, yang biasanya alim, saat itu angkat suara. Katanya, "Gue malu sekolah di sini! Apaan nih!" Kira2 begitu. Gak gitu kedengeran juga soalnya..
  2. Jeha, masih tetap kalem dan menangis dengan anggunnya, di saat teman-teman yang lain sudah berteriak-teriak..
  3. Dhanika, sang ketua dekor yang paling sakit hati di antara kami semua, menangis dengan hebat, mempertanyakan kerja keras kami yang sepertinya kurang dihargai. Dan kerennya lagi, dia nangis sambil marah-marah pake bahasa inggris
  4. Ika, mantan ketua kelas, ternyata sangat tidak mudah terbawa arus massa dan menjadi orang terakhir di kelasku yang menangis..
  5. Anak Bahasa juga ternyata panas. Yuke nendang meja...
  6. Pak Arif, yang sangat kelihatan kebingungan melihat anak muridnya tersedu-sedu ga bisa ngomong apa-apa
  7. Ma'am Yuli, yang notabene pernah disinggung di blog ini juga sepertinya memihak kami.

So, well, that's it...

Yang lalu biarlah berlalu...

*trus lupa mo nulis apa, dasar memori pikoByte* hehehe...

10 November 2008

Ga Ada yang Bisa Dipost

Bener2 bingung mo nge-post apa...
Ini aja deh...


BAYANGKAN
untuk Salim Said
karya Sutardjji Calzoum Bachri


direguknya wiski
direguk
direguknya
bayangkan kalau tak ada wiski di bumi
sungai tak mengalir dalam aortaku katanya

di luar wiski
di halaman
anak-anak bermain
bayangkan kalau tak ada anak-anak di bumi
aku kan lupa bagaimana menangis katanya

direguk
direguk
direguknya wiski
sambil mereguk tangis
lalu diambilnya pistol dari laci
bayangkan kalau aku tak mati-mati katanya
dan ditembaknya kepala sendiri
bayangkan


Itu puisi yang aku bacakan pas pelajaran bahasa Indonesia
Ga ngerti juga kenapa pilih puisi ini...
tadinya mo puisi "Malam Pengantin"
cuma ga ngerti ekspresinya mesti gimana
hehehe ^^

btw, aku dapet temen (pen-friend sih sebenernya) dari.....
PRANCIS!!!!!
Gile,,, aku sendiri ga nyangka!!!
Semoga aku bisa meningkatkan kemampuan inggrisku yang bobrok ini ^^

Oke... Target TOEFL iBT: 90!!!!!! (ketinggian kayaknya.....)

18 September 2008

Fun With Chemistry??

Kamis, 18 September 2008

Hari yang melelahkan. Ulangan mat menjadi ulangan penutup minggu ini (sebenarnya ada ulangan mendadak bhs inggris, well, tahu lah, true false dan vocab). Banyaknya ulangan benar2 membuat kami stress. Ditambah lagi masih ada tambahan kimia.
Karena aku sudah stress dan karena malam sebelumnya aku tidur jam setengah satu pagi, aku sangat mengantuk saat tambahan kimia. Bu Venty menjelaskan tentang alkali tanah, benar2 tidak masuk ke dalam pemahamanku. Lalu Bu Venty bertanya apa kelasku masih ingat dengan energi atau apalah itu. Tentu saja aku TIDAK ingat!! Lalu, kembali, sosok Ika terlihat maju ke papan tulis dan mulai menggambar grafik. Setelah itu, Bu Venty menjelaskan sebentar mengenai grafik tersebut. Lalu Bu Venty menyuruh kami untuk maju dan menggambar grafik dari unsur yang berbeda dari unsur yang grafiknya Ika gambar *Ika menggambar grafik dari unsur Berilium.
Lalu aku pun maju...
Aku menggambar grafik untuk unsur nitrogen kalau tidak salah *aku lupa* dan di sebelahku ada Bertha. Grafik sukses ku gambar dengan benar. Lalu, saat aku menoleh untuk mendapat persetujuan Bu Venty, aku baru sadar ternyata Bu Venty sedang keluar kelas. Lalu saat menoleh lagi ke papan tulis, imajinasiku mulai keluar...
Grafik yang kugambar ku modifikasi menjadi bermacam2 gambar...
grafik awal:


Hasil 1: wajah orang




Hasil 2: *request dari Quincy dan gambar ini bertujuan untuk menggoda Vanyo yang phobia leher*



Hasil 3: peta pulau Jepang *ide dari Ella*

Ga bisa gambar pulau Jepang nih..

Hasil 4: Ayam *ide Bertha yang juga ikut2an gila*


Terus, aku dan Bertha benar2 jadi gila!! Grafik Ika yang belum dihapus juga digambar menjadi ayam. Dan diantara gambar grafik ayamku dengan grafik ayamnya Ika pun dibubuhkan tanda "><" yang berarti dikawinkan *hadoh..!! pelajaran genetika biologi!! stop it!!*

Dan, setelah semuanya lega setelah tertawa, aku dan Bertha (dengan berat hati) harus menghapus karya agung kami *hahaha ^^*

Setelah itu, Bu Venty masuk. Aku jadi tidak mengantuk lagi karena kebanyakan tertawa..

14 September 2008

Ayo Semangat!!!

Tulisan kali ini aku persembahkan untuk Mariana Widjaja (Mai), temanku yang punya keberanian dan untaian kata-kata yang lebih indah dari siapa pun juga...
Aku baru kenal Mai saat bergabung dengan Club Math tahun lalu. Jangan salah, aku bergabung dengan Club Math untuk menambah waktu belajar matku karena aku sangat malas belajar mat di rumah *tapi pada akhirnya, waktu di club math terbuang juga dengan ngobrol*. Di sana aku pertama kali berkenalan dengan Mai.
Sebelumnya aku agak takut dengan Mai karena sepintas ia bukan tipe orang yang suka bercanda atau ngegosip, tegas, dan lebih suka berkelit dengan soal mat daripada duduk2 santai ngobrol, berbagi cerita, dan sejenisnya. Tapi ternyata ia tidak seperti itu *well, dalam konteks ia tidak separah aku yang jauh lebih suka ngobrol daripada belajar mat*. Ia anak yang baik dan ternyata suka bercanda juga *tegas nya mah gak usah diragukan lagi ^^*
Banyak hal2 bodoh yang sering kita bicarakan saat club math *aku, mai, gio, inez, dita, tiff (kadang2)*. Mulai dari keluhan kita akan pelajaran, guru2 *terutama dita dengan Bu There*, teman2 seangkatan, sampai adik dan kakak2 kelas. Memang ada beberapa yang tidak baik kalau sampai terdengar keluar. Tapi bagiku, itu semua menjadi pengalaman yang berharga.
Jadi...
MAI...!!!! AYO SEMANGAT!!! Jangan biarkan apa pun mengahalangi jalanmu. Bahkan bila itu temanmu sendiri. Menurutku, kau sudah amat sangat banyak berkorban *lebai bahasanya* untuk teman2mu dalam 3 tahun ini. Jadi, sekarang giliranmu untuk maju dan melangkah ke depan. Aku yakin teman2mu pasti mau mengerti dan akan mendukungmu sepenuhnya keputusan apa pun yang ambil. Karena aku pun begitu, dan ingatkanlah aku akan waktu yang terbatas ini agar aku dapat menjadi teman sepenuhnya bagimu. Maaf bila selama ini ada salah yang kuperbuat kepadamu.